Jangan Sembarangan Membeli Tas Branded Mahal, Jika Tidak Mau Kecewa

kuselalu-berpikir-2-kali-sebelum-beli-barang-bermerek-kamu-juga

Bagi anda yang menyukai tas branded tentu sudah mengetahui bahwa membeli tas branded dengan harga mahal tidak boleh asal beli saja. Hal ini di lakukan agar barang yang nantinya anda beli adalah barang dengan kualitas terbaik. Meskipun anda memiliki dana untuk belanja yang besar, namun bukan berarti anda tidak waspada. Sebab seorang pecinta tas branded sejati pasti mengetahui kualitas adalah yang menjadi pertimbangan utama.

Sista yang berasal dari kalangan atas selalu berpikir bahwa harga tidaklah menjadi masalah saat membeli tas , namun jangan asal membeli karena ada beberapa hal yang harus anda perhatikan sebelum anda mengeluarkan uang dalam jumlah yang besar. Seperti kasus yang baru-baru ini terjadi, artis dan juga penyanyi dangdud mengaku membeli tas branded lewat online dari seorang teman seharga 300 juta namun setelah barang di kirim ternyata tas branded tersebut adalah palsu.

Yang bisa menjadi pelajarang adalah jangan mudah percaya dengan harga mahal berarti tas tersebut asli, itu belum tentu. Menurut Tina Craig, seorang pakar dan pecinta mode mewah, tas branded harus memiliki teknik jahitan yang kuat dan harus rapi. Dia mengatakan selalu melihat kualitas dari jahitan pada tas sebelum membeli. Dia juga mengatakan bahwa tidak semua tas dengan harga mahal pasti kualitasnya bagus.

Dengan kata lain, masih banyak faktor yang harus di perhatikan sebelum membeli tas dengan harga mahal. Karena sangat sayang sekali dan pasti kecewa jika barang yang anda inginkan ternyata tidak sesuai dengan harapan dan tidak sesuai dengan harga yang telah di bayarkan.

Anda bisa melihat referensi di internet untuk online shop yang terpercaya, karena online shop yang terpercaya sudah memiliki pelanggan tetap dan produknya selalu update terbaru. Seperti batamode.com yang hanya menjual tas branded berkualitas dengan harga yang terjangkau.

Pastikan anda juga bisa mengetahui kualitas tas branded yang akan di beli, jangan hanya memandang dari segi harga yang mahal. Jangan sembarangan untuk membayarkan sejumlah uang dengan nominal sampai ratusan juta jika tidak ingin kecewa di kemudian hari.

Semoga bermanfaat, terima kasih sudah membaca artikel ini, sampai jumpa di artikel selanjutnya.

Daniel Wellington, Jam Tangan Yang Sedang Hits

TRENDING TOPIK

daniel-wellington-classic-black6_32_20161118102034

Brand asal swedia Daniel Wellington memang sedang di gandrungi banyak orang terutama di kalangan anak muda. Desain jam tangan yang simple dan klasik ini menarik perhatian banyak orang karena sangat menawan sekali saat di kenakan di acara formal. Model yang elegan ini membuat pemakainya menjadi lebih percaya diri. Banyak anak muda yang memakai jam tangan daniel wellington karena ingin tampil beda dengan yang lain.

Jam tangan yang di kenal dengan strap NATO warna-warni dan berbahan kulit ini mengeluarkan edisi terbaru yakni klasik black. Kesan elegan dan dinamis muncul pada model ini. Sesuai dengan nama nya di bagian dial jam ini berwana hitam klasik. Jam tangan model ini bisa menambah koleksi kamu semua dengan harga yang masih terjangkau.

Kalangan anak muda memang menyukai sesuatu yang unik dan beda. Karena mengikuti gaya ootd yang sampai sekarang masih berkembang dan terus populer di kalangan anak muda indonesia. Dominasi gaya ootd juga terlihat dengan…

View original post 152 more words

Kartini Milenial Masa Kini

medina

 

Usia tidak menjadi ukuran untuk meraih kesuksesan. Seperti wanita berhijab satu ini yang bisa disebut sebagai miliuner muda karena berpenghasilan miliaran rupiah per bulan berkat bisnis yang digelutinya sejak masih duduk di bangku kuliah. Wanita yang dimaksud adalah Medina Zein.

Dalam rangka memperingati Hari Kartini, Wolipop mengundang Medina Zein sebagai salah satu wanita di era milenial yang inspiratif. Bagaimana tidak, wanita dengan nama lengkap Medina Susani Daivina Zein itu berhasil menggapai kesuksesan di usia yang sangat muda masih 24 tahun.

Kartini Masa Kini’ bersama Bakmie Mewah, hijabers asal Bandung ini mengaku membangun ‘kerajaan’ bisnis kecantikannya dari nol modal niat dan kerja keras. Awal berbisnis di 2012 ia menggunakan modal sendiri tidak dapat kucuran dana dari orangtua maupun bank. Bahkan orangtua sempat menentang Medina menggeluti bisnis kecantikan karena berharap anak pertama dari dua bersaudara itu bisa menjadi dokter atau bekerja di bidang kesehatan seperti garis keturunan keluarganya.

Meski ia dipaksa menempuh pendidikan kebidanan namun hal tersebut tidak menghalangi Medina untuk mengejar passion-nya. Lulus dari Akademi Kebidanan Stikes Budi Luhur, Bandung, Medina tidak langsung mengambil pendidikan lagi karena tak ada niatan bekerja di bidang kesehatan. Ia pun lebih tertarik masuk ke dunia kecantikan dan memiliki impian bisa mendirikan klinik kecantikan sendiri.

Setelah lulus kuliah, wanita kelahiran 23 Mei 1992 itu lebih memilih mengikuti kursus pendek tentang estetika daripada lanjut sekolah lagi. Bisnis dimulai ketika ia bertemu seorang dokter di kursus kecantikan singkat yang diikutinya setelah kuliah. Ia diajari bagaimana membuat produk kecantikan hingga membuka klinik sendiri. Ibu satu anak ini pun mulai bekerjasama dengan dokter dan apoteker untuk membuat produk perawatan wajah. Memulainya dengan klinik kecantikan kecil-kecilan kini ia sudah membuka tiga cabang klinik di Bandung, satu Makassar serta berencana menambah cabang di Jakarta.

“Sebenarnya aku lulusan kebidanan tapi pas lulus aku pilih ikut short course saja sekolah estetika medik karena dari dulu senang banget di dunia kecantikan. Aku pengen banget mengedukasi wanita Indonesia terkait produk skin care yang mereka gunakan. Dari situ karyawan awalnya aku cuma punya karyawan tiga orang, benar-benar dari salon kecil, aku juga pernah merangkap jadi kasir, sekarang sudah ada beberapa cabang, penjualannya juga sampai keluar negeri, sekarang aku juga sudah punya 300 karyawan,” jelas Medina saat berbincang di Rumah Maroko, Menteng, Jakarta Selatan.

Ratusan karyawan yang dimilikinya tidak hanya dari bisnis kecantikan MD Clinic yang didirikannya tapi juga beragam bidang lain. Mendirikan PT Medina Global Care, Medina membuat beberapa anak perusahaan di bidang fashion dan travel. Ya, Medina terjun ke dunia fashion dengan membuat Medina Zein Boutique yang kini sudah buka cabang di Bandung serta Jakarta. Tidak hanya itu, ia juga menjalani bisnis travel dengan nama Medina Tour & Travel yang dibangun sejak 2015 lalu.

Medina mengaku kini sedang fokus mengurus perusahaan travelnya. Tak hanya tour umum, ia juga membuka perjalanan umrah. “Sekarang aku lagi fokus ke travel umrah karena ramai banget, setiap minggu ada keberangkatan dua sampai tiga kali. Satu kali keberangkatan bisa 40 jamaah,” tambahnya.

Disebut sebagai Kartini milenial, Medina merasa sedikit malu. Menurutnya perjuangan R.A Kartini dulu jauh lebih sulit untuk meraih kemenangan daripada wanita di zaman sekarang. Untuk itu, kita harus lebih bisa menghargai buah dari hasil kerja keras. Berusaha mencontoh Kartini, Medina pun tidak ingin cepat puas. Masih banyak hal yang ingin dilakukan di usia mudanya.

Wanita milenial disarankan Medina harus lebih aktif, berpikir kreatif, bekerja keras, dan tak mudah menyerah. Fokus serta komitmen juga menjadi hal utama karena dikatakannya banyak wanita zaman sekarang yang mudah putus asa dan kurang berkomitmen.

“Kartini masa kini adalah wanita produktif yang menginspirasi semua orang dan bisa menjadi contoh untuk orang lain. Wanita masa kini juga harus bisa produktif, kreatif, kapanpun di mana pun karena Kartini masa kini harus memberikan impact yang besar terhadap lingkungan,” tandasnya.

Kisah Sukses Pengusaha Mini Market Yang menerapkan Cara Rosul

tip top

 

 

tahu swalayan Tip Top? Pernah belanja di sana? Sudah tahu kisah sukses di balik pengusaha muslim yang membangun brand Tip Top ini?

Berangkat dari keluarga yang taat akan ajaran Islam, Rusman Maamoer telah menjadi pengusaha swalayan sukses di bidang sandang dan pangan. Mengusung prinsip-prinsip Islami dalam berdagang, kini Tip Top sudah dikenal masyarakat di daerah Jabodetabek.

Lelaki kelahiran 1933, Padang, Sumatera Barat ini tidak langsung memulai bisnisnya di bidang sandang dan pangan. Setelah lulus dari Fakultas Ekonomi UI, ia sempat bekerja sebagai Direktur BPD selama 7 tahun. Namun, dengan tekad ingin mandiri ia memutuskan untuk tidak memperpanjang masa jabatan dan mulai berdagang.

Di tahun 1967, ia mulai menekuni berbagai bidang usaha, salah satunya bisnis property. Tidak mengalami perkembangan, ia lantas berhenti dari bisnis. Bukan menyerah, tapi ia memutuskan untuk keliling Eropa dan melakukan “studi banding”. Hasilnya ia menyadari bahwa barang pokok yang dibutuhkan manusia itu sandang dan pangan.

Dari situlah Rusman memulai bisnis sandang pangan di sebuah bangunan kecil dengan luas tanah 400 m2, dan mengusung nama Tip Top sebagai nama mini market tersebut yang belokasi di daerah Rawamangun, Jakarta.

Rusman berinteraksi langsung dengan pedagang pasar agar lebih selektif memilih barang. Bukan dengan harga yang semurah-murahnya untuk mendapatkan keuntungan besar, tapi ia menginginkan barang halal dan thoyyib untuk dijual. Baginya keuntungan 2%-3% sudah cukup. Ia juga mencoba mengikuti bagaimana nabi berdagang, yang mana Nabi Muhammad berdagang sesuai dengan hati nuraninya, tidak mau menipu, mencelakakan atau menganiaya orang.

Mencapai kesuksesannya di tahun 1985, Tip Top sudah berubah menjadi pasar swalayan dengan luas 3000 mdan kenaikan penjualan 20 hingga 30 kali lipat. Saat bisnisnya sedang menanjak, swalayan Tip Top terbakar habis di tahun 1991.

Satu tahun setelah musibah kebakaran, dengan bantuan pemda dan supplier yang terus memasok barang, akhirnya Tip Top bisa kembali ke keadaan seperti semula, serta mulai membuka cabang. Tetap menerapkan prinsip “supermarket berjiwa islami” keinginan Rusman kedepannya adalah membuka supermarket di dekat Masjidil Haram atau Masjid Nabawi. Subhanallah.

Hacker Ini Jebol 4600 Situs Yang Menghasilkan Ratusan Juta

hacker.jpg

 

Direktorat Siber Bareskrim Polri mengungkap otak pelaku pembobol jual-beli tiket online PT Global Networking. Otak dari aksi peretasan ini adalah SH (19) alias Haikal yang merupakan lulusan SMP.

SH diketahui sudah meretas sebanyak 4.600 situs, termasuk situs milik Polri. Dia belajar meretas ini secara otodidak melalui internet.

“Saudara SH otodidak. Berhasil membobol lebih dari 4.600 situs. Di antaranya situs milik Polri, pemerintah pusat dan daerah, situs ojek online dan beberapa situs di luar negeri,” kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Rikwanto di kompleks Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Kamis (30/3) lalu.

Haikal mengaku uang hasil membobol situs ini untuk berfoya-foya. Bahkan Haikal menggunakan uang tersebut untuk membeli motor sport Ducati yang harganya mencapai ratusan juta rupiah

“Saya belikan motor Ducati sama foya-foya. Nggak ada pengeluaran untuk investasi,” ujar Haikal di Bareskrim Polri, Gambir, Jakarta Pusat.

Namun, pelaku lainnya, Khairul alias MKU mengatakan pembagian uang dari hasil pembobolan ini juga tidak menentu.

“Uang pembagian tidak menentu. Saya pribadi (mendapat) Rp 600 juta kurang lebih. Selebihnya juga untuk foya-foya,” ujar Khairul.

Akibat tindakan pembobolan tersebut, perusahaan PT Global Networking mengalami kerugian Rp 4 miliar lebih. Kasus tersebut sebelumnya dilaporkan oleh PT Global Networking selaku pemilik situs tiket.com pada 11 November 2016 lalu.

Menurut ahli digital forensik, Ruby Alamsyah, tindakan peretasan oleh Haikal ini masih dalam level yang ‘cetek’. Hal ini memungkinkan bisa dikarenakan pengamanan server jual-beli tiket online tersebut memang rendah.

“Jadi hacker tersebut sebenarnya nggak melakukan apa-apa yang canggih. Mereka cuma memanfaatkan informasi pengetahuan serta tools yang ada, kebetulan situs-situs terus sebut memang tidak aware terhadap sekuriti yang cukup tinggi akhirnya gampang dibobol,” terang Ruby saat berbicang dengan detik.com.

Hacker yang jenius, dijelaskan Ruby, biasanya akan melakukan riset terlebih dahulu terhadap target target lalu membuat tools dan membuat exploit versi mereka sendiri. Lalu mereka akan meretas dan mengambil datanya untuk melakukan penutupan, sehingga nggak bisa ditangkap.

“Kalau yang ini kan udah jelas menurut saya sih kalau dari kacamata kami sebagai praktisi security-nya memang biasa aja kok. Masalahnya banyak di Indonesia yang bisa melakukan hal ini tinggal masalahnya yang nekat siapa, nah kebetulan kelompok inilah yang nekat,” tambahnya.

Aksi Dj Berhijab Asal Solo

dj.jpg

 

 

Banyak hijabers Indonesia menjadi sorotan karena pekerjaan yang dilakukannya. Seperti wanita berhijab asal Solo yang satu ini, ia menjadi viral karena berprofesi sebagai disk jockey (DJ). Siapa DJ yang dimaksud? Dia diketahui bernama Ariska Wigatiningtyas.

Wanita yang lebih akrab disapa Chika itu kini sedang menjadi perbincangan di media sosial. Aksinya saat melakoni pekerjaannya sebagai DJ di sebuah acara menarik perhatian. Bukan hanya karena jilbab yang dikenakannya namun juga tambahan cadar yang dipakai Chika kala itu.

Video yang beredar memperlihatkan Chika mengenakan pakaian serba hitam berpotongan longgar. Jilbabnya juga dipilih yang berpalet hitam dan bahannya sifon. Ia pun menggunakan cadar yang juga berwarna hitam.

dj1.jpg

Penampilan wanita yang dikenal dengan nama panggung DJ Chika Riska itu menarik perhatian netizen. Kemudian timbul kontroversi, ada yang pro dan kontra dengan cara berpakaian Chika saat menjadi DJ.

Saat melihat ke akun Facebook pribadinya, banyak orang mengkritik penampilan Chika tersebut. Terdapat ratusan komentar di jejaring sosialnya. Mahasiswi Jurusan Farmasi Universitas Setia Budi Surakarta itu disebut tidak menghargai cadar dan hijabnya. Berbagai macam kritik pedas dilontarkan di netizen di Facebook.

“Sebenarnya DJ itu hanya sebuah hobi yang sering dilatih dan menjadi sebuah kemahiran tapi apa hobi itu pas dengan hijab yang Anda kenakan. Mari pahami makna hijab dan hobi juga sesuatu yang masih bisa ditinggalkan apabila tidak sesuai dengan syariat… #salingmengingatkan,” komentar pengguna Facebook bernama Dini Lubis.

Ada pula wanita yang mengatakan kalau ia sedih dan marah karena menggunakan cadar saat menjadi DJ. Menurutnya hal tersebut bisa menyakiti perasaan para muslimah yang sudah memutuskan untuk memakai niqab.

“Akibatnya kepada para wanita yang berniqab, Anda coba rasakan bagaimana sakitnya manahan hinaan yang orang lontarkan kepada mereka, dan sekarang ditambah dengan perlakuan Anda, nauzubillah,” ujar pengguna Facebook lainnya bernama Zahara Cheeks.

Meski demikian, ada pula netizen yang membela Chika. Salah satunya akun Facebook bernama Fajar Senja. Ia berusaha bersikap netral dan menyarankan agar orang-orang tidak men-judge satu sama lain.

“Komentar-komentarnya seram, dan itu diucapkan oleh orang-orang yang kelihatannya mengerti agama. Pantesan banyak muslimah yang nolak pakai jilbab dengan alasan ‘Mau jilbabin hati dulu baru tubuh’, toh ketika mereka pakai jilbab tapi kelakuannya ada yang menurut orang lain salah langsung ‘dihajar’ dengan kata-kata pedas. Menutup aurat itu kewajiban, bersikap baik juga kewajiban. Lantas kalau belum bisa baik harus dibuka jilbabnya?” tulisnya.

Chika tampak tidak menanggapi komentar-komentar yang dilontarkan kepadanya. Tak ada satu pun komentar yang ia balas secara pribadi.

Bali Di Guncang Gempa

bali.jpg

 

Denpasar, Bali, diguncang gempa cukup kuat dengan kekuatan 6,4 skala richter (SR). Gempa ini sempat membuat sejumlah warga di Denpasar berlarian ke luar menuju tempat terbuka.

Berdasarkan data dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Rabu (22/3/2017), gempa terjadi pada pukul 07.10 WITa. Pusat gempa berada di 23 Km arah tenggara Denpasar, atau 8,88 lintang selatan dengan 115,24 bujur timur.
Lokasi persis berada pada 8.88 Lintang Selatan dan 115.24 Bujur Timur. Gempa berada di kedalaman 117 km.

Sampai saat ini, belum ada infomasi mengenai kerusakan. Selain itu, belum ada laporan adanya korban jiwa.

Gempa dengan kedalaman 117 Km ini disebut tidak berpotensi tsunami. Walau demikian, kekuatan guncangannya menyebabkan tak sedikit masyarakat di Pulau Bali sempat panik.

Mereka berlarian ke ruang terbuka untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. “Astaga kencang sekali gempanya sampai ini di Sanur berlarian keluar rumah,” ujar salah satu warga Denpasar bernama Astawa.

Kepanikan warga hanya diwarnai dengan lari ke tempat terbuka. Walau demikian, belum ada laporan kerusakan bangunan.

“Sempat terasa kuat, tapi kami hanya berlari keluar pintu rumah saja. Tidak lama, gempanya hilang dan kami kembali beraktivitas seperti biasa,” kata warga Kuta, Heriawan, terpisah.